Margin of error dan interval kepercayaan adalah konsep statistik penting dalam

Margin of error dan interval kepercayaan adalah konsep statistik penting dalam– penelitian dan jajak pendapat yang sering disalahpahami. Mari kita bahas keduanya secara singkat:

Margin of Error:

Margin of error mengukur seberapa jauh hasil jajak pendapat kunjungi agen online terbaik https://500px.com/p/taigem11win?view=photo dapat berbeda dari hasil yang sebenarnya dalam populasi.
Misalnya, jika jajak pendapat menunjukkan Calon A memimpin 49% hingga 45% dengan margin kesalahan 3%, itu berarti ada 95% kemungkinan bahwa hasil sebenarnya berada di antara 46% hingga 52% untuk Calon A dan 42% hingga 48% untuk Calon B.
Interval Kepercayaan:

Interval kepercayaan adalah rentang nilai yang mengukur seberapa yakin kita bahwa nilai yang sebenarnya berada di dalamnya.
Dalam kasus jajak pendapat, interval kepercayaan 95% berarti jika kita melakukan jajak pendapat banyak kali, kita dapat yakin bahwa hasil sebenarnya akan berada dalam rentang tersebut sebanyak 95% dari waktu.
Interval kepercayaan sering diukur dalam persentase, misalnya, 95% atau 99%.
Sekarang, terkait dengan pertanyaan “apakah margin of error dapat diartikan sebagai Calon A memimpin 49% hingga 45% dengan margin kesalahan 3%, maka Calon A memimpin dengan 1-7% (4% +/- 3%)?” Jawabannya adalah tidak. Margin of error menunjukkan seberapa jauh hasil jajak pendapat dapat berbeda dari nilai sebenarnya, bukan seberapa besar keunggulan satu calon atas calon lainnya.

Contoh:

Hasil jajak pendapat: Calon A 49%, Calon B 45%.
Margin of error: 3%.
Interval kepercayaan 95%: 46% hingga 52% untuk Calon A dan 42% hingga 48% untuk Calon B.
Ini tidak berarti Calon A memimpin dengan 1-7%. Ini berarti ada 95% kemungkinan bahwa hasil sebenarnya untuk Calon A berada di antara 46% hingga 52%, dan untuk Calon B berada di antara 42% hingga 48%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *